Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2026

Di Balik alasan "cuma teman"

Gambar
  Di Balik Alasan "Cuma Teman" Setiap pagi, Arga berangkat bekerja seperti biasa. Sebelum keluar rumah, ia mencium kening istrinya, Sinta, lalu mengusap kepala anak semata wayang mereka yang masih tertidur. Tak lupa ia berkata, "Doakan ayah, ya." Kalimat yang sama. Senyum yang sama. Kebiasaan yang sama. Tidak ada yang berubah... setidaknya begitulah yang terlihat. Semuanya bermula ketika Arga berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial. Awalnya hanya saling membalas cerita, lalu berlanjut menjadi percakapan yang semakin sering. Mereka membahas pekerjaan, kehidupan, hingga hal-hal pribadi yang seharusnya menjadi ruang antara suami dan istri. Saat wanita itu mulai memanggilnya dengan sebutan yang lebih akrab, Arga tidak menolak. Ia justru menikmati perhatian yang datang tanpa tuntutan. Ia mulai mencari alasan untuk membuka ponsel setiap beberapa menit. Pesan dari wanita itu selalu berhasil membuatnya tersenyum, sementara di rumah ia mulai lebih banyak...

Tamparan yang tidak meninggalkan luka

Gambar
 Tamparan yang Tidak Meninggalkan Luka Oleh: Bunda Ria Ada satu tamparan yang tidak membuat pipi memerah. Tidak meninggalkan bekas di kulit, tetapi mampu mengguncang hati yang paling dalam. Tamparan itu adalah saat seseorang berani bercermin pada dirinya sendiri. Sering kali kita mengeluh hidup terasa berat. Rezeki terasa sempit, hati dipenuhi kegelisahan, rumah tangga penuh ujian, pekerjaan melelahkan, dan doa-doa seolah belum menemukan jawaban. Kita bertanya kepada Allah mengapa hidup terasa begitu sulit. Namun pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri, sudahkah kita memenuhi panggilan-Nya sebelum meminta agar Dia memenuhi semua keinginan kita? Kita ingin hidup bahagia, tetapi shalat sering menjadi urusan terakhir. Kita ingin doa cepat dikabulkan, tetapi ketika azan berkumandang, justru kesibukan dunia yang lebih kita dahulukan. Permintaan kita tidak pernah habis, tetapi sujud kita begitu singkat. Bibir begitu pandai meminta, sementara kaki terasa berat melangkah menuju sajadah...